Kabid Humas Polda Sulsel: Menganiaya Guru berarti menganiaya Pendidikan Bangsa.

No Comment Yet
Kabid Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera

Kabid Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera

Tribratanewspolreskepselayar.com, Makassar – Menanggapi penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang orang tua siswa terhadap salah seorang Guru di SMKN 2 Makassar , Kepala bidang hubungan masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulawesi Selatan, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera mengatakan bahwa

“Saat ini persoalan ini tengah didalami polsek Tamalate dan akan diusut sampai tuntas, seorang tenaga pengajar adalah pencerah pendidikan bangsa indonesia, jadi bila seorang guru teraniaya berarti mereka menganiaya pendidikan bangsa” kata frans Kamis (11-08-2016)

Informasi yang di himpun, Kejadian berawal saat salah seorang siswa tidak mengerjakan tugas pekerjaan rumah (PR) yang diberikan oleh Guru SMKN 2 yakni Dahrul (38), namun saat ditegur siswa tersebut malah menjawab dengan bahasa kotor, spontan Dahrul memukulnya sebagai bentuk pembinaan.
Siswa tersebut kemudian menelpon orang tuanya, selang beberapa saat orang tua siswa datang ke sekolah, dan langsung mendatangi Dahrul kemudian melakukan penganiayaan, akibatnya sang guru Dahrul mengalami luka berdarah di bagian hidung dan robek pada bagian pelipis.
Aparat kepolisian sektor Tamalate kota Makassar berhasil mengamankan dan mengevakuasi orang tua murid yang nyaris di keroyok oleh murid Sekolah Menengah Kejuruan Negri 2 kota Makassar lantaran diduga melakukan penganiayaan terhadap salah seorang guru di sekolah tersebut.
Kepala kepolisian sektor Tamalate, Komisaris Polisi (Kompol) Azis yang di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut, menurutnya situasi saat itu sempat memanas lantaran siswa SMKN 2 tidak terima gurunya di aniaya oleh orang tua murid hanya karena permasalahan sepele
“Iya, pelaku nyaris di keroyok pak beruntung anggota yang mengetahui adanya kejadian seperti itu, tanpa menunggu perintah, mereka langsung merapat dan langsung mengamankan terduga pelaku yang nyaris di hakimi oleh murid yang sudah tersulut emosi” kata kompol Azis.
Hs/As

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *