Satlantas Polres Musirawas Temukan 506 Pelanggaran Selama Ops Patuh Musi 2016

musi5

Tribratanews.com – Selama dua pekan menggelar Operasi Patuh Musi‎ (OPM) 2016, Satlantas Kepolisian Resor Musirawas Sumatera Selatan telah menemukan 506 pelanggaran lalulintas yang dilakukan pengendara di jalan raya. Dari jumlah tersebut, pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua.

Penindakan yang diberikan terhadap pelanggaran kendaraan roda dua sebanyak 100 lembar surat ‎tilang, sedangkan kendaraan roda empat sebanyak 12 surat tilang. Adapun pelanggaran yang dilakukan untuk sepeda motor tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK) sebanyak 159 lembar dan mobil sebanyak 117 lembar. Untuk surat izin mengemudi (SIM) C, pengendara sepeda motor roda dua sebanyak 59 lembar dan SIM A sebanyak 59 lembar.

Kapolres Musirawas AKBP Herwansyah Saidi melalui Kasat Lantas AKP Polin EA Pakpahan didampingi Kanit Regident Ipda Narendra Rian Agusta mengatakan, untuk pelanggaran yang diberikan penindakan hukum berupa penilangan sebanyak 506 lembar surat tilang.

Kemudian dilakukan sidang di tempat bersama instansi terkait, yaitu Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika serta Subdenpom TNI. Menurutnya, petugas tetap‎ berupaya memberikan tindakan preentif dan persuasif, dalam membangun kesadaran masyarakat dalam berkendara di jalan raya.

Sehingga diharapkan, ketertiban dalam berlalulintas bukan hanya karena ada petugas, tapi kesadaran yang muncul dari diri sendiri, sejak mulai menjalankan kendaraannya. Seperti membawa kelengkapan surat-surat kendaraan dan kelengkapan keselamatan berkendara.

“Sebab, faktor keselamatan merupakan faktor utama dalam berkendara di jalan raya. Bukan hanya keselamatan diri sendiri, tapi juga keselamatan bagi orang lain. Selama berkendara hendaknya juga harus mematuhi rambu-rambu lalulintas yang ada. Kita ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat, pentingnya tertib dan keselamatan berlalulintas. Selama Operasi Patuh Musi 2016 ini, kita juga sudah perlihatkan‎ secara langsung, bagaimana proses hukum bagi pelanggaran lalulintas,” katanya, pada hari Senin tanggal 30 Mei 2016.

[Opr PID Bid Humas]

Related Posts